Monthly Archives: Oktober 2011

Sejarah Hadist

LATAR BELAKANG HADIST

Pada Awalnya rasulullah SAW melarang sahabat untuk menulis hadis, karena dikhawatirkan bercampur baur penulisannya dengan Al-Qur’an. Perintah untuk melukiskan hadis yang pertama kali oleh khalifah umar bin abdul azis. Beliau penulis surat kepada gubernur di madinah yaitu Abu Bakar bin Muhammad bin Amr hazm al-alsory untuk membukukan hadis. Sedangkan ulama yang pertama kali mengumpulkan hadis adalah Arroby bin Sobiy dan Said bin Abi Arobah, akan tetapi pengumpulan hadis tersebut masih acak (tercampur antara yang sohih dengan dhoif, dan perkataan para sahabat).

Sebagian orang bingung melihat jumlah pembagian hadis yang banyak dan beragam. Tetapi kebingungan itu kemudian menjadi hilang setelah melihat pembagian hadis yang ternyata dilihat dari berbagai tinjauan dan berbagai segi pandangan, bukan hanya dari satu segi pandangan saja.

Read the rest of this entry

Iklan

Hadist di Tinjau Dari Segi Kualitas Perawinya

HADIST DI TINJAU DARI SEGI KUALITAS PERAWINYA

Pembagian Hadist Dari Segi Kualitas Perawinya

Hadis dari segi kualitasnya terbagi menjadi dua macam yaitu hadis maqbul dan hadis mardud adapun hadis maqbul ialah hadis yang unggul pembenaran pemberitaanya, dalam hal ini hadis maqbul ialah hadis yang mendapat dukungan bukti-bukti dan membuat unggul itu adalah dugaan pembenaran. Dan sedangkan hadis mardud ialah hadis yang ditolak atau tidak diterima, jadi hadis mardud ialah ialah hadis yang tidak unggul pembenaran dan pemberitannya, adapun pembagiannya dapat tergambar pada bagian di bawah ini:

Read the rest of this entry

Pembagian Hadist Dari Segi Kuantitas Perawinya

Pembagian Hadist Dari Segi Kuantitas Perawinya

1) Hadits Mutawatir

a) Definisi hadits mutawatir

Mutawatir menurut bahasa adalah, mutatabi yakni sesuatu yang datang berikut dengan kita atau yang beriringan antara satu dengan lainnya tanpa ada jaraknya.[1]

Sedangkan hadits mutawatir menurut istilah terdapat beberapa formulasi definisi, antara lain sebagai berikut:

Hadits yang diriwayatkan oleh sejumlah orang yang menurut adat mustahil mereka bersepakat terlebih dahulu untuk berdusta.

Read the rest of this entry

Trik Aman Hindari Kejahatan Dunia Maya

SIFATNYA yang terselubung membuat kejahatan dunia maya menyubur. Jika tak berhati-hati, maka Anda pun bisa menjadi salah satu korbannya.

Di era modern seperti sekarang, persentuhan seseorang dengan dunia maya memang hampir setiap waktu. Apalagi dunia maya ibarat “soulmate” yang menjadi teman harian siapapun sehingga ancaman kejahatan pun semakin besar. Meski demikian, Anda perlu waspada dengan ancaman kejahatan dunia maya yang sering terjadi di masyarakat, terutama wanita yang sering menjadi incaran pelaku cyber crime.

Read the rest of this entry

Inilah 5 Teman Wajib Anda Miliki

KEHADIRAN teman tak sekadar pelengkap sosialisasi, tapi juga penyemarak suasana hari-hari Anda. Untuk membuat hari-hari Anda selalu berwarna, miliki enam teman wajib ini.

Ketika kesedihan melanda, biasanya temanlah menjadi tempat berbagi. Begitupun ketiga bahagia diraih, maka teman pula yang menjadi saksi kebahagiaan. Tak salah bahwa memiliki teman di sisi bisa meringankan kehidupan yang Anda lewati. Times of India memberikan bocoran beberapa teman yang wajib Anda miliki.

Read the rest of this entry

Sejarah Perkembangan Fiqh

Fiqih atau fiqh (bahasa Arab:ﻓﻘﻪ) adalah salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang secara khusus membahas persoalan hukum yang mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi, bermasyarakat maupun kehidupan manusia dengan Tuhannya.Beberapa ulama fiqih seperti Imam Abu Hanifah mendefinisikan fiqih sebagai pengetahuan seorang muslim tentang kewajiban dan haknya sebagai hamba Allah.

Fiqih membahas tentang bagaimana cara beribadah, tentang prinsip Rukun Islam dan hubungan antar manusia sesuai dengan dalil-dalil yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Sunnah. Dalam Islam, terdapat 4 mazhab dari Sunni, 1 mazhab dari Syiah, dan Khawarij yang mempelajari tentang fiqih. Seseorang yang sudah menguasai ilmu fiqih disebut Faqih.

Read the rest of this entry

Sejarah Perkembangan Fiqh Pada Masa Imam Mujtahid

Sejarah Perkembangan Fiqh Pada Masa Imam Mujtahid

Periode ini berlangsung selama ± 250 tahun, dimulai dari awal abad kedua hijrah sampai pertengahan abad keempat hijrah.

Ada dua hal penting tentang Al-Qur’an pada masa ini, yaitu :

  1. Adanya kegiatan menghafal Al-Qur’an
  2. Memperbaiki tulisan Al-Qur’an dan memberi syakal terhadap Qur’an. Ini penting sebab orang muslim non arab bisa salah dalam membaca Al-Qur’an. Maka Gubernur Irak waktu itu Ziyad bin Abihi meminta kepada Abu al-Aswad Aduali untuk memberi syakal. Maka Abu al-Aswad Aduali memberi syakal di setiap akhir kata, yaitu diberi satu titik huruf diatas sebagai fathah, satu titik di bawah sebagai kasrah dan satu titik di samping sebagai dhammah. Kemudian Al-Kholil bin Ahmad memperjelas bentuk tanda-tanda ini dengan alif diatas huruf sebagai tanda fathah, ya dibawah huruf sebagai kasrah dan wawu diatas huruf sebagai dhammah. Disamping itu yang diberi tanda bukan hanya huruf akhir kata tetapi seluruh huruf. Gubernur Irak Al-Hajaj bin Yusuf atas perintah Khalifah Abdul Malik bin Marwan meminta kepada Nashr-pun memberi tanda satu titik atau dua titik pada huruf-huruf tertentu, seperti qof dengan dua titik, fa dengan satu titik dan seterusnya.

Read the rest of this entry

Sejarah Perkembangan Fiqh Pada Masa Tabi’in

Sejarah Perkembangan Fiqh Pada Masa Tabi’in

Periode Tabi’in dimulai setelah lepas kekuasaan Ali sebagai khalifah dan kemudian tampuk kekuasaan dipegang oleh pemerintahan Muawiyah bin Abi Sofyan yang berakhir pada awal abad 2 H, seiring dengan berakhirnya dinasti Umayah. Tokoh-tokoh fiqh pada masa ini adalah murid-murid dari sahabat Nabi seperti yang telah disebutkan diatas. Beberapa fenomena yang berkembang pada waktu itu, diantaranya :

Read the rest of this entry

Sejarah Perkembangan Fiqh Pada Masa Sahabat

Sejarah Perkembangan Fiqh Pada Masa Sahabat

Periode sahabat ini dimulai dari wafatnya Rasulullah SAW sampai akhir abad pertama hijrah. Pada masa sahabat dunia Islam sudah meluas, yang mengakibatkan adanya masalah-masalah baru yang timbul, oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila pada periode sahabat ini di bidang hukum ditandai dengan penafsiran para sahabat dan ijtihadnya dalam kasus yang tidak ada nash-nya. Disamping itu juga terjadi hal-hal yang tidak menguntungkan yaitu pecahnya masyarakat Islam menjadi beberapa kelompok yang bertentangan secara tajam. Yang menurut Ammer Ali, pada hakikatnya : ”Permusuhan suku dan permusuhan padang pasir yang dikobarkan oleh perselisihan dinasti”.[1]

Read the rest of this entry

Sejarah Perkembangan Fiqh Pada Masa Nabi Muhammad SAW

  • Masa Mekkah dan Madinah

Periode ini dimulai sejak diangkatnya Muhammad SAW menjadi Nabi dan rasul sampai wafatnya. Periode ini singkat, hanya sekitar 22 tahun dan beberapa bulan. Akan tetapi pengaruhnya sangat besar terhadap perkembangan ilmu fiqh. Masa Rasulullah inilah yang mewariskan sejumlah nash-nash hukum baik dari Al-Qur’an maupun Al-Sunnah, mewariskan prinsip-prinsip hukum islam baik yang tersurat dalam dalil-dalil kulli maupun yang tersirat dari semangat Al-Qur’an dan Al-Sunnah.

Read the rest of this entry